Showing posts with label Polisi. Show all posts
Showing posts with label Polisi. Show all posts

Curi Pistol Polisi, Pria Ini Dibui


Wisnu (22), warga Kutilang Kecamatan Bajenis, Tebing Tinggi, Sumatera Utara, diamankan petugas kepolisian Polda Sumut, di kediamannya belum lama ini. Bersama dua rekannya yang kini masih buron, Wisnu mencuri pistol milik Briptu Parjo Nadeak, personel Satlantas Polres Tebing Tinggi pada 27 Oktober lalu.
 
Wisnu mengaku, dia dan rekannya hanya ingin mencuri barang berharga milik personel polisi tersebut. Tidak disengaja, sabuk polisi yang dijangkaunya dari jendela itu terdapat pistol beserta amunisinya. Karena takut ketahuan, akhirnya ketiganya membawa senjata api itu. Namun dia mengaku, belum pernah menggunakan senjata tersebut.
 
Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumut, Kompol Andry Setiawan mengatakan, pihaknya tidak menemukan adanya upaya tindak kejahatan yang dilakukan pelaku dengan menggunakan pistol yang dicurinya itu. Polisi sudah mengamankan pistol beserta amunisi yang dicuri.
 
"Kita belum menemukan adanya percobaan tindak kejahatan yang dilakukan pelaku dengan menggunakan pistol yang dicurinya," ujar Andry di Mapolda Sumut, Jalan SM Raja, Medan, Senin (7/11/2011).
 
Atas perbuatannya, Andry menjelaskan, pelaku dijerat pasal 363 tentang pencurian termasuk pasal memberatkan karena mencuri senjata milik aparat kepolisian. (sus)


(ful)


View the original article here

Polisi Sebut Maemunah Ragu-Ragu Saat Menyebrang


Pihak Kepolisian akan terus mengusut tertabraknya dua orang nenek, Maemunah (67) dan Zaenah (57) di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, kemarin.


Hal itu dikatakan Kepala Unit Kecelakaan Ditlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Miyanto. 


Dalam kasus ini, kata Miyanto, belum bisa diketahui siapa yang salah. Kewenangan polisi sebatas menyelidiki kasus tersebut dan membuatnya ke dalam sebuah berkas perkara untuk diajukan ke jaksa penuntut umum. 


"Jadi kalau ditanya siapa yang salah, tentu kami mengacu kepada Undang Undang nomor 22 tahun 2010 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Di salah satu pasal disebutkan penyeberang jalan harus tetap diutamakan," kata Miyanto saat dihubungi, Senin (7/11/2011).


"Yang menentukan salah itu ya di pengadilan nanti. Kalau memang nanti terbukti bersalah, maka ada sanksinya," tambahnya Miyanto.


Polisi kini juga terus menghimpun saksi-saksi. Dari hasil penyelidikan sementara, Maemunah dan Zaenah ragu-ragu saat menyeberang jalan.


Sebelumnya, dua orang tewas usai pulang salat Idul Adha kemarin. Maemunah (67) tewas sementara Zaenah harus dirawat di rumah sakit  Budi Asih. Keduanya tertabrak anggota Polda Metro Jaya, Briptu Giri yang hendak pulang ke rumah usai menjalankan tugas.
(ugo)


View the original article here