Showing posts with label Berita Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Berita Kesehatan. Show all posts

Gaya Hidup Mempengaruhi Seks

SHUTTERSTOCK
Gaya Hidup Mempengaruhi Seks - Selain memang memiliki hasrat yang kuat untuk melakukan seks, Gaya Hidup Sehat Ternyata Mempengaruhi Seks. Silahkan disimak mengapa. Mengubah gaya hidup jadi lebih sehat ternyata tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Kesehatan organ seks juga jadi lebih balk. Disfungsi ereksi (DE) yang dialami pria bisa membaik setelah pria mengubah gaya hidupnya jadi lebih sehat.
 
Sekarang rnakin jelas bahwa pria yang sehat memiliki kehidupan seks yang juga sehat. Demikian hasil sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine. Pria sehat jelas memiliki peredaran darah yang sehat. Berkat peredaran darah yang sehat, ereksi pun bukan masalah buat mereka.
Sebagaimana diketahui, pola makan sehat yang kaya akan sayur dan buah, olah raga teratur, dan menjaga berat badan normal bermanfaat mengurangi risiko terkena serangan jantung dan stroke. Hasil riset dalam Archives of Internal Medicine menyatakan bahwa pria dengan hidup sehat ternyata bisa efektif memperbaiki disfungsi ereksi (DE).

Buat pria, DE bukan hanya tanda bahaya buat kebahagiaan rumah tangga, tetapi juga pertanda ada masalah kesehatan serius. Menurut penelitian tersebut, DE bisa menjadi faktor risiko untuk sakit sebelum datangnya diagnosis penyakit jantung.

"Faktor risiko mengurangi penyakit jantung dan DE pada dasarnya hampir sama. Keduanya terjadi karena kurang olah raga, kegemukan atau obesitas, diabetes, merokok, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan pola makan tak sehat. Anda bisa mengobati penyakit jantung dengan mengubah gaya hidup. Perubahan gaya hidup itu juga akan memperbaiki masalah DE," kata Stephen L. Kopecky, MD, ahli jantung dari Mayo Clinic di Rochester Minnesota, AS, yang melakukan penelitian tersebut.

Dongkrak Motivasi

Riset tersebut meneliti 740 pria dalam enam penelitian. Usia rata-rata 55 tahun. Perubahan gaya hidup dengan atau tanpa obat seperti obal penurun kolesterol memperbaiki disfungsi ereksi dan membantu menurunkan kadar kolesterol darah.

"Ketika lelaki usia 30 hingga 50-an tahun menderita disfungsi ereksi, dia sebaiknya memeriksakan diri ke dokter jantung untuk pemeriksaan lengkap. Segalanya harus diperiksa sebelum terjadi serangan stroke atau serangan jantung," kata Kopeck kepada WebMD.

"Gaya hidup sehat memiliki manfaat penting untuk memperbaiki penyakit yang sangat berarti buat pria yaitu fungsi seks.  Sebagian pria tampaknya tidak terganggu dengan gaya hidup yang mendatangkan penyakit jantung atau kanker di masa depan. Penggunaan obat untuk disfungsi ereksi yang sangat mahal seharusnya memberikan motivasi kepada pria untuk mengadopsi gaya hidup sehat dalam mengatasi keluhan mereka," papar Thomas A. Pearson, MD, Ph.D, MPH, profesor dari University of Rochester School of Medicine and Dentistry di New York, yang menjadi penulis tambahan untuk penelitian tersebut.

Suzanne Steinbaum, DO, ahli jantung dari Lenox Hill Hospital New York City, juga setuju dengan hal ini, yakni bahwa disfungsi ereksi adalah tanda tanda dini buat penyakit jantung.
"Ini adalah satu dari tanda-tanda bahaya yang mengatakan ada masalah lebih besar di jantung. Pola makan, olah raga, dan berat badan akan memperbaiki gejala disfungsi ereksi dan menurunkan risiko sakit jantung dan stroke," katanya.

Adanya disfungsi ereksi itu tampaknya cukup untuk mendorong pria membuat perubahan yang membuat mereka hidup lebih panjang.

Jauhi Penyebab Disfungsi Ereksi 
1. Alkohol,  konsumsi alkohol berlebihan bisa mengganggu ereksi. Efeknya terhadap-ereksi biasanya hanya sementara.
2. Depresi bisa menyebabkan DE. Ironisnya, obat untuk depresi juga menekan gairah seks clan membuat ereksi makin sulit terjacli.
3. Stres. Dampak stres bisa ke seluruh tubuh, termasuk penis.
4. Kemarahan.  Marah bisa menyebabkan darah mengalir ke wajah, bukannya ke organ seks ketika akan berhubungan seks. Kemarahan yang tak tersalurkan juga bertanggung jawab terhadap gangguan ereksi.
5. Kecemasan.  Cemas tidak bisa ereksi akan membuat ereksi makin sulit terjadi.
6. Kegemukan. Gemuk juga mengganggu kehidupan seksual. Pasalnya, pria gemuk memproduksi lebih sedikit testosteron, hormon yang diperlukan untuk menghasilkan ereksi. Kegemukan juga memicu pengerasan arteri, yang menyebabkan darah yang mengalir ke penis berkurang.
7. Obat. Obat-obatan tertentu bisa mengganggu terjaclinya ereksi, misalnya obat tekanan darah, antidepresi, penghilang nyeri. Amfetamin, kokain, marijuana juga potensial mendatangkan masalah seks pada pria.

(DIYAH TRIARSARI)


Sisi Baik dan Buruk Minum Kopi



Sebagian orang beranggapan, minum kopi adalah kebiasaan buruk. Pada kondisi tertentu, hal ini bisa dianggap benar. Pada ibu hamil misalnya, mereka harus menghindari konsumsi kafein karena dapat menyebabkan komplikasi pada janin.
Namun di sisi lain, beberapa penelitian mengungkapkan, kopi mempunyai manfaat terapeutik asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang tepat. Berikut ini adalah manfaat sekaligus efek buruk yang harus Anda ketahui dari minum kopi :

Kebaikan
* Teh, kopi, dan cokelat merupakan sumber kafein alami. Ketiganya mempunyai manfaat dan memberikan banyak nutrisi dan antioksidan.
* Penelitian telah menunjukkan bahwa baik biji kakao utuh dan kopi memiliki kemampuan luar biasa untuk melindung otak. Bukti menunjukkan, masyarakat Amerika Latin yang sering minum kopi giling dari biji kopi utuh memiliki risiko kecil terkena Alzheimer dan penyakit Parkinson.
* Kopi meningkatkan metabolisme hingga 20 persen, menurut penelitian. Bahkan bisa memicu mekanisme peremajaan jaringan otot.
* Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi setara dengan dua cangkir kopi satu jam sebelum olahraga juga dapat membantu mengurangi risiko nyeri otot hingga 48 persen. Sebelum olahraga, kopi akan merangsang produksi energi dan pembakaran lemak.
* Kafein melakukan pengambilan glutamat yang merupakan penghambatan di otak Anda, sehingga membuat Anda waspada dan siap beraktivitas.

Keburukan
* Kafein yang terisolasi tidak memberi manfaat kesehatan dari biji kopi dan dapat menjadi racun.
* Pengeringan dan pemanggangan biji kopi berdampak negatif pada kesehatan. Anda dapat mendeteksi kualitas kopi dengan mencium aromanya. Kopi yang tidak memiliki aroma baik mungkin sudah basi dan tidak berguna jika dikonsumsi.
* Minum kopi hitam, harus tanpa gula. Penambah gula tidak akan memberikan manfaat justru akan menyebabkan resistensi insulin.
* Kopi merupakan zat pembentuk asam dalam tubuh Anda. Pengasaman yang berlebihan dalam tubuh bisa menyebabkan masalaha pada otot dan tulang, dan meningkatkan risiko terhadap penyakit degeneratif. Jadi, jika Anda minum kopi, pastikan asupan buah dan sayuran mentah yang tinggi untuk melawan keasaman kopi.
* Minum kopi setelah berolahraga adalah tindakan yang salah.
* Sebagian besar kopi yang dihasilkan telah terkontaminasi dengan pestisida. Untuk keamanan, Anda bisa membeli kopi organik yang bebas pestisida.
* Kopi adalah zat kuat, dan dapat mempengaruhi kelenjar adrenal. Jika Anda mengalami penurunan fungsi adrenal, sebaiknya hati-hati untuk minum kopi.


View the original article here

Trik Ajarkan Disiplin pada Balita Anda



Ilustrasi Orang Tua dan Balita
Saat si kecil memasuki usia balita, dia bisa menjadi sangat sulit untuk ditangani. Anak mulai susah diajak mandi atau makan. Dia bisa tiba-tiba marah dan menangis kencang saat keinginannya tidak dituruti, dan masih banyak masalah lainnya.

Masa balita bisa jadi saat yang sulit sekaligus menyenangkan untuk orangtua. Di usia ini, anak mulai menunjukkan berbagai kepintarannya. Namun di sisi lain, dia juga mulai terlihat mandiri. Hambatannya adalah, mereka masih memiliki kemampuan terbatas dalam berkomunikasi dan memahami sesuatu.

"Mereka (anak-anak berusia balita) mengerti kalau mereka bisa melakukan sesuatu," ujar Spesialis Perkembangan Anak, Claire Lerner, seperti dikutip WebMD.

"Hal ini pun membuat mereka ingin menunjukkan pada dunia dan menegaskan pada diri mereka sendiri dengan cara yang baru, bukan bayi lagi. Namun masalahnya mereka memiliki kontrol diri yang kurang dan belum berpikir rasional," urai Lerner.

Dengan segala kombinasi cara berpikir dan tingkah laku itu, bukan tidak mungkin Anda kerap merasa hilang akal menghadapi si kecil. Apalagi jika kata-kata yang sering diucapkannya adalah 'tidak'.

Jadi, adakah solusi agar mengurus si balita menjadi lebih mudah? Berikut ini beberapa cara mudah mendisiplinkan si kecil:

1. Konsisten

Perintah dan rutinitas membuat si kecil merasa memiliki tempat perlindungan dari dunia yang mereka lihat tidak dapat diprediksi," ujar Lerner. "Saat ada sesuatu yang sudah bisa diprediksi dan dilakukan dengan rutin, ini membuat anak merasa lebih nyaman dan aman. Mereka pun jadi lebih bersikap manis dan tenang karena tahu apa yang akan terjadi," tambahnya.

Sesuai dengan saran Lerner tersebut, cobalah untuk melakukan segala kegiatan si kecil sesuai jadwal, setiap hari. Artinya Anda harus memiliki waktu tidur siang, makan dan tidur malam yang konsisten. Begitu juga konsisten kapan waktu dia bisa bermain.

Jika Anda hendak membuat perubahan, misalnya saat Anda harus pergi ke luar kota, katakan padanya sejak jauh-jauh hari. Persiapkan anak menghadapi hal ini agar mereka tidak terlalu kaget pada perubahan tersebut.

Konsistensi juga penting dalam hal disiplin. Contohnya saat Anda mengatakan 'tidak boleh memukul', saat si kecil untuk pertama kalinya memukul anak lain di taman bermain, Anda harus terus mengatakan hal yang sama, jika ia melakukannya untuk kedua atau ketiga kalinya.

2. Hindari Situasi yang Membuat Stres atau Marah

Saat si kecil mulai menginjak usia balita, Anda sebaiknya meluangkan waktu untuk memahami apa saja yang membuatnya marah. Biasanya adalah karena mereka lapar, mengantuk dan perubahan mendadak.

Dengan melakukan perencanaan, Anda sebenarnya bisa menghindari kemarahannya ini dan membuatnya tetap tenang. "Misalnya saja, Anda jangan pergi ke supermarket di waktu anak seharusnya tidur siang, jika tidak mau anak tiba-tiba marah-marah," ujar dr. Lisa Asta, dokter anak di California yang juga asisten professor di Universitas California.

3. Berpikirlah Seperti Anak Balita

Anak balita belum bisa memahami segala sesuatunya apa adanya. Misalnya saja soal bagaimana harus bersikap dengan benar dan sesuai aturan. Jadi saat menghadapi si kecil, cobalah melihat dari perspektif anak untuk mencegah dia tantrum.

"Anda bisa bilang, ibu tahu, kamu tidak suka mandi, tapi kamu harus melakukannya," ujar Lerner. "Ucapan itu membuatnya tidak terintimidasi. Kita seolah memahami perasaannya," tambahnya.

Memberikan anak pilihan juga bisa Anda lakukan untuk menunjukkan kalau Anda menghargainya dan memahami perasaannya. Misalnya saja, saat anak tidak mau memakai sepatu, tanyakan saja padanya sepatu warna apa yang mau ia pakai, merah atau biru. Dengan memiliki pilihan, anak merasa mereka memiliki kontrol terhadap situasi yang sedang dialami.

4. Belajar Bagaimana Mengalihkan Perhatian

Saat si kecil sudah lebih dari 10 kali melempar bola ke dinding ruang tamu dan dia tidak berhenti meskipun Anda sudah menyuruhnya, inilah saatnya Anda mengalihkan perhatiannya ke hal lain. Anda juga bisa mencoba mengajaknya bermain di luar.

"Orangtua sebaiknya menciptakan lingkungan yang bisa kondusif untuk perilaku balita," saran Rex Forehand, PhD, Professor Psikologi di University of Vermont dan penulis buku 'Parenting the Strong-Willed Child'.

"Jika mereka melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan (seperti bermain bola di ruang tamu), Anda seharusnya bukan melarangnya, tapi coba cari aktivitas lain," tambah Rex.

5. Berikan Anak Time Out

Time out merupakan salah satu fondasi untuk membangun disiplin anak. Meskipun cara ini sebenarnya belum bisa benar-benar diterapkan saat anak berusia balita.

Akan ada implikasi negatif jika Anda memberikan anak balita time out terlalu lama. Anak akan merasa mereka nakal. Padahal sebenarnya Anda ingin mengajarkannya bersikap yang baik.

Jika Anda memberikan si kecil time out, batasi waktunya hanya 1-2 menit. Jangan juga katakan pada anak kalau itu adalah time out karena anak di bawah tiga tahun belum memahaminya. Gunakan kalimat yang lebih positif untuk menyebut time out.

Lerner menyarankan buat tempat yang nyaman untuk anak sehingga dia bisa tenang. Perbaiki sikapnya yang tidak baik, namun jangan lupa juga untuk memberikan pujian atas sikap baiknya.

"Jika Anda tidak memberikan pujian saat anak bersikap baik, terkadang mereka akan melakukan hal buruk hanya untuk mendapatkan perhatian," tambah Asta. Kalau Anda memuji anak atas perbuatan baiknya, kemungkinan besar anak mau melakukannya lagi.

6. Tetap Tenang
Saat si kecil mengalami tantrum di mall, Anda sudah pasti berusaha menghindari tatapan orang yang lewat. Saat itu Anda pasti akan dengan mudah tersulut emosi dan memarahinya. Merasa tetap tenang memang sulit, namun dengan kehilangan kontrol diri, bisa membuat situasi semakin panas dan Anda pun stres.

Coba tarik napas sejenak dan dinginkan kepala. "Kemarahan malah akan membuat Anda lebih buruk dan merasa bersalah. Hal itu juga tidak akan berdampak baik pada anak," saran Forehand.

Sedangkan Lerner menyarankan, jangan tunjukkan emosi Anda saat si kecil mengamuk. Bersikaplah seperti tidak ada yang terjadi. "Diamkan saja sikap anak. Saat anak tahu kalau teriakannya tidak menarik perhatian Anda, dia akhirnya akan lelah berteriak," tuturnya.

View the original article here

Kegemukan Banyak Dialami Pengantin Baru


Pernikahan bukan hanya mendatangkan kebahagiaan tapi juga kegemukan. Para ahli gizi menyebutkan kenaikan berat badan adalah hal yang sering dialami pasangan suami istri terutama pada 5 tahun pertama pernikahan mereka.


Di Inggris, para wanita yang baru menikah rata-rata mengalami kenaikan berat badan sampai 9,5 kilogram pada satu tahun pertama. Sementara di Amerika Serikat menurut studi, seorang istri akan mengalami pertambahan bobot sampai 4 kilogram dalam lima tahun pertama dibandingkan wanita yang masih lajang.


Dr.Helen Fisher, ahli antropologi biologi, mengatakan perubahan zat kimia di otak berpengaruh pada kegemukan para pengantin baru ini. Dalam pemindaian otak yang dilakukannya diketahui bahwa hal baru yang dialami bersama-sama dengan pasangan membuat otak mengeluarkan hormon bahagia.


"Hal baru yang dialami pasangan pengantin baru memicu sistem dopamin di otak dan membuat tubuh lebih berenergi sehingga kita lebih aktif," katanya.


Akan tetapi, perasaan nyaman yang dimiliki para pengantin baru ini memberi efek pengeluaran oksitosin atau hormon cinta yang berkaitan dengan perasaan keterikatan. Karena hormon ini meningkat, hormon dopamin pun tergusur. Padahal hormon dopamin yang tinggi akan membuat siapa pun rajin bergerak.


Selain faktor hormonal faktor lain yang membuat berat badan cepat bertambah adalah diet ketat yang dilakukan calon pengantin perempuan. Menurut para ahli nutrisi diet ketat seperti itu justru akan memperlambat metabolisme sehingga saat pola makan kembali normal berat badan cepat meningkat.


Kemudian setelah menikah kebanyakan wanita mengikuti pola makan suaminya. Hal ini antara lain karena pasangan baru menikah sering menghabiskan waktunya untuk makan bersama. Selain itu para istri juga umumnya rajin memasak untuk pasangannya.


Kendati begitu pasangan pengantin baru bisa memanfaatkan waktu mereka berdua untuk berolahraga bersama atau mengikuti aktivitas hobi yang melibatkan aktivitas fisik.


View the original article here

Kiat Melindungi Jantung di Usia 20 dan 30 Tahun


Penyakit jantung kini makin banyak diderita orang berusia produktif. Meski begitu sebenarnya penyakit ini bisa dicegah.  Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan jantung.


Di Usia 20 Tahun


- Kurangi kalori


Ganti kebiasaan Anda mengonsumsi yang berkadar gula tinggi seperti minuman bersoda, jus atau sport drink dengan air putih. Penelitian menunjukkan orang yang memperoleh asupan kalori dari gula tambahan biasanya kurang mengonsumsi serat, kalsium, zat besi, dan vitamin dari makanan mereka. Makanan dan minuman yang mengandung banyak gula juga akan menyebabkan kita kegemukan sehingga lebih beresiko pada tekanan darah tinggi dan diabetes.


- Berhenti merokok


Berhenti merokok merupakan langkah utama untuk melindungi jantung. Di usia remaja, merokok dianggap sebagai hal yang keren, namun di usia 20-an, banyak orang yang merokok untuk menghilangkan stres. Menurut Malissa Wood, dari American Heart Association berhenti merokok di usia 20 tahun jauh lebih mudah di banding di usia selanjutnya.


- Ketahui riwayat keluarga


Bila ayah menderita serangan jantung sebelum usia 55 tahun dan ibu sebelum 65 tahun, atau ada anggota keluarga yang mati muda karena penyakit jantung, risiko Anda akan menjadi tinggi.


Di Usia 30 Tahun


- Jaga berat badan


Di usia 30 tahun biasanya tingkat ekonomi seseorang mulai mapan. Pastikan Anda tidak terlena dengan melupakan kesehatan. Lakukan olahraga secara rutin dan jaga asupan kalori.


- Kelola stres


Lakukan aktivitas yang Anda sukai setidaknya 15-20 menit setiap hari. Misalnya saja meditasi, membaca buku, atau bermain bersama hewan peliharaan. Kegiatan yang membuat Anda lebih rileks sangat disarankan untuk meredakan stres.


- Tes kesehatan


Lakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui apakah kadar kolesterol dan gula darah Anda sesuai standar normal. Selain itu ukur pula tekanan darah dan berat badan secara teratur. Konsultasikan pada dokter langkah-langkah yang diperlukan bila hasil pemeriksaan Anda di luar batas normal.


View the original article here

Benarkah Terapi Ikan Tularkan HIV?


Layanan fish spa atau terapi ikan kini banyak ditawarkan di mal-mal atau pusat-pusat perbelanjaan. Terapi dengan memanfaatkan ratusan ikan Garra Rufa ini memang dipercaya dapat mengatasi berbagai permasalahan seputar kulit.


Namun laporan dari Health Protection Agency (HPA) mengklaim orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, memiliki luka terbuka, ataupun penderita diabetes atau psioriasis (menurunnya sistem kekebalan tubuh)  tidak dianjurkan untuk melakukan terapi tersebut. Pasalnya, terapi ini berpotensi menularkan sejumlah virus penyebab infeksi seperti  hepatitis ataupun HIV.


Menanggapi laporan tersebut, Ketua Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia (Perdalin) Jakarta Raya yang juga staf pengajar dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM Hindra Irawan Satari menyatakan tidak yakin akan laporan yang mengatakan HIV bisa ditularkan melalui ikan dan air kolam.


"Menularkan HIV tidak sesederhana itu. Menularkan HIV memerlukan kontak yang erat, jumlah virus yang banyak, media yang baik, dan daya tahan. Air kolam bukan media yang baik untuk virus HIV," katanya, saat ditemui dalam acara Seminar Sehari Pencegahan dan Pengendalian Infeksi, di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta Senin, (7/11/2011).


Hindra menambahkan, sampai saat ini, dirinya belum pernah mendengar bahwa ada ikan yang dapat membawa HIV. Selain itu, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa ikan bisa menjadi perantara transmisi HIV antar manusia ke manusia.


"Kita tahu, kalau demam berdarah itu ditularkan melalui gigitan nyamuk, begitu juga dengan penyakit kaki gajah dan leptospirosis pada gigitan tikus. Tapi belum ada publikasi yang menyatakan bahwa virus HIV bisa ditularkan lewat ikan," katanya.


Hindra mengatakan, air bak atau kolam yang cenderung kotor mungkin saja bisa menjadi faktor pemicu timbulnya penyakit kulit, karena banyaknya bakteri dan kuman di dalammya. Namun jika dikaitkan dengan penularan HIV, Hindra mengaku belum mempunyai bukti yang pasti antara keduanya.


"Saya tidak yakin air yang di kolam itu media yang bagus untuk virus HIV. Dan logika saya, penularan HIV tidak sesederhana itu dan HIV medianya bukan air kolam," terangnya.


View the original article here

Kontroversi Zat Berbahaya dalam Sampo Bayi

Ilustrasi Bayi

Keamanan sampo bayi yang mengandung dua jenis zat kimia tertentu sempat mencuat akhir-akhir ini. Produk sampo bayi merek Johnson & Johnson yang dijual di beberapa negara termasuk Indonesia yang ditengarai tidak aman untuk bayi karena mengandung zat kimia berbahaya.

Dua zat kimia yang diributkan itu adalah dioxane dan quaternium-15. Koalisi kelompok international untuk kesehatan dan lingkungan kini mendesak perusahaan kosmetik bayi ini untuk menghilangkan zat kimia tersebut.

Para aktivitis , yang mengeluarkan laporan bertajuk Baby's Tub is Still Toxic, telah mengirimkan surat kepada CEO Johnson & Johnson, William Weldon. Surat tersebut ditandatangani oleh berbagai kelompok, di antaranya Breast Cancer Fund dan Environmental Working Group.

Dalam situsnya safecosmetic.org, disebutkan bahwa quaternium-15  merupakan pengawet antibakteri yang mengeluarkan formaldehyde atau formalin dalam produk kosmetik.

Formalin sendiri dikelompokkan ke dalam zat karsinogen (memicu kanker) oleh U.S Department of Health and Human Service dan The International Agency for Research on Canter. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan The National Cancer Institute juga menyatakan formalin terkait dengan leukimia pada anak.

Formalin dan quaternium-15 juga dikenal sebagai pemicu alergi yang bisa memicu inflamasi kulit. Zat ini juga diketahui menyebabkan alergi pada anak-anak. Sementara itu zat kimia 1,4 dioxane ditengarai bersifat karsinogen. Zat ini dipakai untuk membuat zat-zat mudah larut dan lebih lembut di kulit.

Menanggapi desakan tersebut, pihak Johnson & Johnson dalam situsnya www.johnsonbaby.com, menyebutkan bahwa mereka menggunakan formalin dalam jumlah sangat sedikit, sehingga aman digunakan. Formalin dipakai untuk menghindari kontaminasi bakteri dalam produknya.

"Seluruh bahan pengawet yang dipakai dalam industri kami aman dan sudah sesuai dengan standar di negara tempat kami memasarkan produk kami," demikian menurut pernyataan tersebut.

Johnson & Johnson juga menyatakan dalam beberapa tahun terakhir ini telah mengurangi jumlah zat pengawet dalam produknya sampai 33 persen, bahkan hingga 60 persen pada produk perawatan bayi yang dijual di Amerika.

Mereka juga menyatakan, kandungan zat 1,4 dioxane yang dipakai masih di bawah standar peraturan Food and Drug Administration (FDA) dan badan pengawasan di banyak negara lainnya. Mereka juga mengklaim telah membuat formula baru agar jumlah zat kimia ini berada di bawah level yang bisa dideteksi. Namun, tidak disebutkan kapan formulai itu akan dipakai.

Aman digunakan

Menanggapi risiko dan keamanan zat yang terkandung dalam sampo Johnson & Johnson di Indonesia, Kepela Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kustantinah menjelaskan, penggunaan quaternium dibenarkan seperti tertuang dalam Peraturan Kepala BPOM tahun 2007 tentang Bahan Kosmestik.

Menurutnya, kadar penggunaan Quaternium zat yang diizinkan untuk produk sampo bayi maksimum 0,2%. Selain itu, dia mengatakan penggunaan zat pengawet tersebut juga berlaku di 10 negara ASEAN sesuai dengan ASEAN Cosmetic Directive (ACD). Bahkan, Kustantinah mengatakan negara seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, Australia dan China juga memperbolehkan penggunaan bahan pengawet tersebut.

Hingga saat ini, BPOM mendata ada dua produk Johnson & Johnson yang terdaftar menggunakan quaternium 15. Namun, ia memastikan kadar quaternium 15 yang dipergunakan dalam produk itu hanya sebesar 0,05%. "Artinya dibawah kadar maksimal yang diizinkan," katanya seperti dikutip situs  KONTAN, Selasa (1/11/2011) lalu.

BPOM juga memastikan produk shampo lainnya aman. Sebab, berdasarkan hasil pengujian BPOM dalam lima tahun terakhir, kadar quaternium-15 dalam produk sampo tidak lebih dari 0,05%. Apalagi, "Saat ini di seluruh dunia tidak ada laporan masalah serius terkait penggunaan Quaternium-15," tandasnya.

Produk sampo Johnson & Johnson yang mengandung quaternium-15 masih dijual di Amerika Serikat, Kanada, Cina, Indonesia, dan Australia. Sementara itu produk yang dijual di Inggris, Denmark, Jepang, dan Afrika Selatan, sudah tidak mengandung zat kimia ini lagi.

View the original article here

Makanan Anti Jerawat

Ilustrasi
Kendati belum terbukti secara ilmiah, namun hampir sepertiga orang yang bermasalah dengan jerawat mengaku ada kaitan kuat antara apa yang mereka asup dengan timbulnya jerawat.
Secara sederhana, jerawat timbul karena pergantian sel kulit yang disebut keratin. Pergantian sel kulit yang tidak sesuai akan menyebabkan sel-sel menyumbat kelenjar minyak dan pori yang akan menangkap protein dan sebum (minyak alami kulit) di bawah kulit. Protein dan minyak ini menjadi makanan untuk P.acnes, bakteri penyebab jerawat.

Menurut Ellen Marmur, MD, spesialis kulit dan penulis buku Simple Skin Beauty, ada banyak cara untuk mencegah siklus tersebut berulang. Salah satu caranya adalah mengonsumsi makanan dengan kandungan vitamin dan nutrien yang tepat.
"Makanan berpengaruh sekitar 25 persen, sisanya adalah faktor hormon, stres, kualitas tidur, dan lingkungan.

Perawatan kulit yang baik juga berpengaruh. Karena itu pada dasarnya tidak ada makanan super untuk mencegah jerawat," katanya.

Menurut penelitian di bidang diet dan kulit, terungkap pola makan yang kaya buah dan sayuran sangat baik untuk kulit. Makanan sehat ini akan mengurangi inflamasi dan komedo. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang dianjurkan.

- Vitamin A
Vitamin A membantu mengatur siklus regenerasi kulit sehingga tidak ada lagi protein dan minyak penyebab jerawat yang tersumbat. "Vitamin A adalah kandungan utama obat-obatan jerawat," kata Marmur. Sumber terbaik vitamin A adalah minyak ikan, salmon, wortel, bayam, dan brokoli. Meski begitu jangan berlebihan mengonsumsi vitamin A karena bisa bersifat toksik.

- Zinc
Penelitian menunjukkan orang yang berjerawat pada umumnya memiliki kadar zinc (seng) yang rendah. Zinc diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang tidak nyaman untuk pertumbuhan P.acnes. Selain itu mineral ini berguna untuk meredakan kulit yang iritasi. Zinck ditemukan pada almonds, kacang-kacangan, atau daging.

- Vitamin E dan C
Antioksidan dalam vitamin E dan C memiliki efek menenangkan pada kulit. Vitamin C bisa ditemukan pada jeruk, pepaya, tomat, atau kiwi. Sementara vitamin E didapat dari kacang, minyak zaitun, brokoli, alpukat, dan sayuran hijau.

- Selenium
Mineral selenium mengandung antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan radikal bebas. Penelitian juga menyebutkan, bersama vitamin E selenium akan mempercepat penyembuhan jerawat. Sumber selenium antara lain daging salmon, tuna, kacang, telur, dan beras merah.

- Omega 3
Asam lemak omega-3 mencegah molekul yang bisa menyebabkan inflamasi yang memicu gangguan kulit. Sumber omega-3 terbaik adalah ikan laut dalam, minyak flaxseed, dan kacang-kacangan.

- Air
Air akan membantu menghidrasi tubuh dan melembabkan kulit. Konsumsi air yang cukup juga menghilangkan toksin yang memicu masalah kulit.

View the original article here

3 Langkah Hidup Berenergi Tanpa Kopi


Meski kopi memang mengandung stimulan, tidak semua orang bisa tahan mengonsumsi minuman ini. Untuk Anda yang ingin mendapatkan semangat tetapi tak mau menderita dada berdebar atau perut mulas, simak tiga langkah alami untuk hidup penuh energi berikut ini.


1. Olahraga


Salah satu cara termudah untuk mengusir rasa malas adalah bergerak. Bahkan, peregangan singkat sudah cukup melancarkan peredaran darah, mengendurkan otot, dan membangunkan tubuh yang lelah. Bila Anda tidak menyukai olahraga luar ruang, lakukan yoga atau peregangan.


Selain meningkatkan mood, olahraga teratur setiap hari akan meningkatkan level energi sampai 20 persen. Bukan hanya itu, olahraga sambil terpapar matahari juga akan meningkatkan aktivitas otak dan kewaspadaan.


2. Makanan yang tepat


Saat sedang suntuk, biasanya kita akan memilih makanan yang bisa menimbulkan kepuasan seperti makanan yang bergula tinggi atau karbohidrat. Padahal, jika ingin bersemangat sepanjang hari, pilihlah makanan yang merupakan campuran karbohidrat kompleks, protein, dan serat. Di sela hari, konsumsi secangkir teh hijau hangat.


3. Cukup minum air


Terkadang mengusir rasa lelah semudah mengambil gelas dan mengisinya dengan air. Kelelahan dan konsentrasi yang memudar bisa jadi adalah gejala dehidrasi.


View the original article here

Cegah Migren Tanpa Obat

Ilustrasi Migrain
Kabar baik untuk para penderita migren. Menurut studi terbaru gangguan nyeri kepala sebelah ini bisa dicegah dengan mudah, alami, dan tanpa biaya.

Olahraga telah terbukti mampu mencegah migren dan efektivitasnya tak kalah dengan obat atau teknik rileksasi lain. Kesimpulan itu dihasilkan dari riset yang dilakukan peneliti dari Swedia.

Meski selama ini para dokter sering menyarankan olahraga untuk mengurangi gangguan migren, namun studi ini adalah yang pertama yang secara khusus meneliti kaitan antara olahraga teratur dan berkurangnya penderitaan migren.

Dalam penelitian, pasien migren dibagi dalam tiga kelompok. Pertama adalah mereka yang diminta berolahraga 40 menit tiga kali dalam seminggu. Kelompok kedua diminta mengonsumsi obat pencegah migren yang mengandung topiramate, dan kelompok ketiga hanya diberikan olahraga rileksasi.

Setelah enam bulan, frekuensi migren berkurang pada ketiga kelompok. Akan tetapi, jika ada pilihan yang murah dan lebih menyehatkan, mengapa tidak memilih olahraga.

"Olahraga bisa menjadi alternatif pencegahan migren selain kegiatan rileksasi dan pemakaian obat. Pilihan ini sangat cocok untuk pasien yang tidak mau mengonsumsi obat," kata Emma Varkey dari Universitas Gothenburg, Swedia.



View the original article here

Cukup Vitamin D Akan Memperpanjang Umur

Produk - Produk Vit. D
Cukupkah kebutuhan tubuh Anda terhadap vitamin D? Ketahuilah bahwa vitamin D memegang peran penting dalam kesehatan. Kekurangan vitamin D bisa memicu berbagai penyakit.

Meski kita tinggal di negeri tropis yang kaya akan sinar matahari, nyatanya cukup banyak orang yang kekurangan vitamin D. Terlebih lagi bagi para wanita yang tak mau "mandi" matahari dengan alasan khawatir kulitnya akan hitam.

Riset-riset menunjukkan bahwa cukup vitamin D akan menjauhkan kita dari berbagai penyakit, mulai dari depresi, sampai penyakit jantung. Berikut adalah kemampuan lain dari vitamin D yang sangat besar.

1. Mencegah diabetes
Orang yang memiliki kadar vitamin D yang cukup akan punya risiko lebih rendah dalam menderita diabetes tipe 2. Demikian kesimpulan riset yang dimuat dalam jurnal Diabetes Care. Para peneliti menyebutkan bahwa vitamin D memiliki khasiat anti-peradangan sehingga mampu mencegah penyakit ini.

2. Mengurangi gejala asma

Penelitian menunjukkan, penderita asma yang jarang terkena sinar matahari lebih sering mengalami gejala asma. Hal ini terjadi karena kekurangan vitamin D akan membuat bernapas menjadi sulit akibat membesarnya massa otot di saluran napas.

3. Mencegah kanker
Lebih dari 77 persen pasien kanker ternyata memiliki kadar vitamin D yang rendah, dan mereka yang kadarnya paling rendah adalah pasien dengan kanker stadium lanjut. Demikian menurut survei yang dipresentasikan dalam pertemuan American Society for Radiation Oncology.



View the original article here

Hindari 4 Kebiasaan Ini Agar Tidur Nyenyak

Ilustrasi Tidur
Kekurangan tidur berdampak pada banyak hal, mulai dari gangguan konsentrasi hingga meningkatkan risiko serangan jantung. Karena itu memiliki tidur yang berkualitas sangatlah penting.

Meski begitu ternyata ada banyak kebiasaan kecil yang bisa merusak kualitas tidur di malam hari. Bila Anda sering mengalami kesulitan memejamkan mata, hindari 6 hal berikut ini.

1. Makan berat sebelum tidur
Kebiasaan mengonsumsi makanan berat atau camilan yang mengenyangkan bisa membuat mata sulit terpejam. Rasa perut yang tidak nyaman setelah makan merupakan salah satu gejala GERD (gastro esophageal reflux disorder), dimana aliran asam lambung kembali ke esofagus sehingga terjadi refluk dan jantung terasa terbakar.

Bila Anda merasa lapar di malam hari meski sudah makan malam, cobalah camilan yang sarat protein dan karbohidrat, seperti sereal, keju atau oatmeal. "Protein akan meningkatkan level triptophan sementara karbohidrat kompleks membantu triptophan membuat tidur lebih nyenyak," kata Dr.Gerard Lombardo, pakar tidur.

2. Menonton televisi
Banyak orang yang memilih menonton televisi untuk memancing rasa kantuk. Padahal kebiasaan ini bisa mengganggu tidur. Tayangan bertema kriminal atau drama bisa memenuhi pikiran sehingga otak kembali aktif. Membaca buku lebih disarankan untuk membuat pikiran lebih rileks. Selain itu kegiatan meditasi atau berdoa sebelum tidur juga akan membantu merilekskan sistem saraf.

3. Bekerja lembur
Membawa pekerjaan ke rumah sudah jamak dilakukan para pekerja. Namun, kegiatan menyiapkan presentasi atau laporan di malam hari bisa meningkatkan level stres dan membuat tubuh lebih waspada. Akibatnya rasa kantuk pun urun datang.

"Jika pekerjaan sulit ditinggalkan, kerjakan di ruangan lain. Dan ketika Anda mulai merasa mengantuk, tinggalkan sejenak untuk besok. Atau berhentilah bekerja satu jam sebelum tidur untuk menenangkan pikiran," kata Lombardo.

4. Berbeda pendapat
Kesibukan aktivitas menyebabkan banyak pasangan baru bisa berbicara pada malam hari sebelum tidur. Akan tetapi Lombardo menyebutkan ada beberapa topik yang sebaiknya dihindari, terutama topik yang memicu pertengkaran.

Perbedaan pendapat dengan pasangan bisa menyebabkan sistem saraf meresponnya sebagai bahaya, kemarahan, atau kejutan, sehingga level energi meningkat. Akibatnya tentu saja akan sulit tidur setelahnya.

View the original article here

5 Gangguan Kesehatan Khas Pelari Maraton

Ilustrasi Pelari
Pada tahun 1996, Uta Pippig menjadi perempuan pertama yang memenangkan Boston Marathon tiga kali berturut-turut. Kemenangan itu menjadi bersejarah karena ia tertangkap kamera televisi mencapai garis finish dengan darah menstruasi dan diare mengalir di kakinya.

Menurut Pippig, ia mengalami kram perut setelah menempuh jarak 8 kilometer dalam perlombaan. Tak lama kemudian ia mengalami diare. "Saya menyadari bahwa bukan cuma saya yang mengalami itu tapi ini akibat pertandingan ini," katanya.

Walau merasa tidak nyaman, namun ia mengaku berusaha tetap fokus untuk memenangkan lomba dan tetap berlari semampunya.

Setelah memenangkan lomba itu, di kemudian hari ia didiagnosa menderita "ischemic colitis" atau penyakit peradangan perut.

"Bila hal itu terjadi lagi, bahkan meski saya berada memimpin perlombaan, saya akan berhenti berlari. Saya baru menyadari bahwa itu adalah isyarat tubuh bahwa saya sakit," katanya.

Menurut Lewis Maharam, dokter spesialis olahraga, jenis cedera yang paling sering dialami para pelari adalah kaki lecet dan melepuh, serta cedera otot. Meski begitu ia menyebutkan ada beberapa gangguan kesehatan yang sering dialami para pelari maraton.

1. Perut mulas

Selama atau sesudah berlari dalam jarak yang jauh, sistem pencernaan tubuh ikut "berlari". Akibatnya akan timbul gejala kembung, kram perut, dan perasaan mulas untuk buang air besar. Menurut Muharam, hal itu lebih banyak disebabkan karena asupan yang salah.

"Hindari makanan yang tinggi lemak sebelum berlomba. Selain itu usahakan untuk BAB sedikitnya dua kali sebelumnya untuk mengosongkan usus," kata direktur medis New York City Marathon ini.

2. Hyponatremia

Beberapa pelari maraton khawatir minum terlalu sedikit selama perlombaan, tetapi minum berlebihan ketika kita sedang berkeringat banyak bisa menyebabkan pengurangan konsentrasi sodium dalam darah atau yang disebut hyponatremia.

Gangguan ini memiliki gejala mirip dengan dehidrasi yakni mual dan pusing. Pelari yang lambat dan perempuan adalah yang paling beresiko karena ukuran tubuhnya lebih kecil. Untuk menyiasatinya, minumlah hanya ketika haus.

3. Iritasi kulit


Keringat, gerakan terus menerus, dan bahan pakaian menjadi kombinasi yang bisa menyebabkan kulit tergosok, bahkan di bagian yang tak terduga. Para pelari sering mengalami iritasi di ketiak, paha dalam, mata kaki. Pada wanita yang paling sering adalah sepanjang garis kutang. Sementara pada pria bagian puting mereka bisa tergores dan berdarah.

Untuk menyiasatinya, berikan pelumas di area tubuh yang lembut. "Hindari memakai kaos yang baru di hari pertandingan," kata Maharam yang juga menulis buku Running Doc's Guide to Healthy Running.

4. Kuku kaki menghitam

Sepatu yang kesempitan bisa menyebabkan kuku kaki menyentuh bagian ujung sepatu sehingga sirkulasi darah tidak lancar dan membuat kuku berwarna kehitaman. Karena itu gunakan sepatu yang nyaman dan memiliki jarak antara ujung jari dan ujung sepatu.

5. Sempoyongan


Akibat pengeluaran energi yang begitu besar, tubuh akan memakai lemak sebagai cadangan energi setelah karbohidrat. Padahal energi dari lemak ini kurang efisien sehingga lama kelamaan kaki menjadi lambat.

Walau ada beberapa gangguan kesehatan, namun Maharam menekankan bahwa olahraga ini menyehatkan tubuh dan jiwa. Meski begitu jika Anda merasa ada yang tidak nyaman selama berlari, berhentilah. Yang terutama adalah kesehatan, bukan kemenangan.



View the original article here

Gempa Bumi Sebabkan Kematian Paling Besar

Gempa bumi menimbulkan dampak kesehatan paling besar dibandingkan dengan bencana alam lainnya seperti banjir atau topan badai. Kelompok yang paling rentan adalah anak-anak.

Setiap tahunnya di dunia terjadi lebih dari satu juta kejadian gempa bumi dengan berbagai variasi keparahan. Selain kematian saat kejadian, korban yang menderita luka parah juga tidak bisa langsung mendapat perawatan karena gempa juga umumnya merusak infrastruktur.

Banyak kota-kota besar di dunia yang disebutkan berada pada daerah yang rawan gempa bumi, misalnya saja Los Angeles, Tokyo, New York, Delhi, dan Sanghai, sehingga jutaan orang beresiko tinggi menjadi korban.

Dalam satu dekade terakhir gempa bumi telah menyebabkan 780.000 kematian, atau sekitar 60 persen dari kematian akibat bencana alam.

Kematian akibat bencana lainnya, seperti banjir dan topan badai , biasanya terjadi karena tenggelam tapi hanya sedikit menimbulkan luka. Diperkirakan untuk satu orang yang mati karena gempa bumi, ada tiga orang yang terluka.

Selain itu 72 persen kasus depresi juga disebabkan oleh gempa bumi. Pada gempa di Turki tahun 1999, sekitar 17 persen dari populasi melakukan bunuh diri.

Anak-anak termasuk dalam kelompok yang paling menderita akibat cedera dan kematian saat gempa bumi. Pada gempa Haiti tahun 2010, sekitar 53 persen pasien berusia kurang dari 20 tahun dan 25 persen korban berusia kurang dari 5 tahun.

"Gempa bumi biasanya paling berdampak pada populasi di area urban yang memiliki infrastuktur buruk. Hal ini menyebabkan tingginya angka kematian dan luka trauma dalam jumlah besar," kata Dr.Susan Bartel dari Harvard Humanitarian Initiative, dalam laporannya di jurnal Lancet.

View the original article here

Bahaya Melakukan Seks Anal

Ilustrasi Shutterstock.com
Hubungan seksual seharusnya dilakukan untuk kepentingan bersama suami istri. Kalau salah satu pihak tidak bersedia karena sesuatu sebab, maka pasangannya harus mengerti dan tidak memaksakan keinginannya. Demikian juga ketika suami Anda ingin melakukan anal sex, seharusnya tergantung juga kepada Anda. Kalau Anda keberatan karena alasan sakit atau apapun yang tidak Anda inginkan, semestinya suami memahami ini.

Hubungan anal sex tidak dapat dilakukan tanpa menggunakan pelicin, karena anus tidak mengalami reaksi seksual seperti vagina. Kalau dipaksakan, pasti kedua pihak akan merasa sakit. Kelecetan pasti terjadi pada anus, dan juga pada penis. Dengan menggunakan pelicin, hambatan ini dapat dikurangi.

Tetapi masalahnya, bukan hanya semata-mata karena hambatan ini, melainkan juga karena pertimbangan estetika. Apalagi kalau Anda mengalami ambeien, tentu keadaan ini akan menjadi semakin buruk karena terjadi gesekan ketika melakukan anal sex. Jadi mestinya tidak dilakukan. Saya yakin suami Anda akan mengerti ini.  

Seperti berita sebelumnya Farrah Fawcett, artis yang terkenal berkat perannya di serial Charlie’s Angels, meninggal pada usia 62 tahun. Berita kematiannya belum banyak terekspos media karena "kalah" oleh berita kematian Michael Jackson yang terjadi pada hari yang sama. Fawcett meninggal akibat kanker dubur yang sudah ia perangi selama tiga tahun.

Menurut American Cancer Society, pada 2009 kasus kanker dubur akan meningkat hingga 5.290 dan sekitar 700 pengidapnya akan meninggal. Meskipun penyakit ini masih banyak diidap oleh pria, wanita pun memiliki risiko terkena kanker jenis ini.

Kanker dubur terkait dengan virus yang sama dengan penyebab kanker serviks, yakni human papillomavirus, HPV-16. Namun, terdapat beberapa faktor risiko lain penyebab kanker ini antara lain merokok, melakukan hubungan seks lewat dubur, pembukaan tidak normal pada dubur, memiliki pasangan seksual lebih dari satu, usia lebih dari 50 tahun, dan dubur sering mengalami pembengkakan (radang) atau iritasi.

Gejala yang muncul antara lain pengeluaran tinja dari dubur yang tidak normal, rasa sakit, perdarahan, dan gatal di sekitar dubur. Namun, sayangnya gejala-gejala ini boleh dibilang tergolong umum sehingga sering kali terlewatkan.

Pencegahannya tentu dengan tidak berhubungan seksual dengan seseorang yang memiliki virus HPV. Deteksi dini pun bisa membantu mencegah penyebaran penyakit ini. Jika Anda secara seksual aktif melakukan hubungan seksual lewat dubur, tak ada salahnya untuk secara rutin memeriksakan diri ke dokter. Cara pemeriksaannya dengan tes pap anal, tetapi tak semua orang direkomendasikan untuk melakukan proses ini. Anda bisa berkonsultasi kepada dokter untuk informasi lebih lanjut.

Perawatan kanker anal sama dengan perawatan kanker lainnya, antara lain dengan operasi pembedahan, radiasi, dan kemoterapi. Namun, ada pula beberapa perawatan alternatif yang dilakukan. Penyakit ini tak banyak diekspos, tapi apa yang dialami oleh Farrah Fawcett membawa pemberitaan tentang masalah ini lebih luas. Farrah sempat membuat video dokumentasi mengenai perjalanannya melawan penyakit ini, termasuk ketika ia mencoba pengobatan alternatif. Dari dokumentasi ini, para penggemarnya di seluruh dunia bisa menangkap penderitaan, rasa takut, dan harapannya untuk sembuh.

View the original article here

Susah Tidur Menjadi Risiko Serangan Jantung

Ilustrasi Tidur
Ini adalah peringatan bagi mereka yang kerap sulit tidur atau sering terbangun dari tidur di malam hari. Studi terbaru para ahli di Norwegia menyatakan, mereka yang mengalami kesulitan tidur nyenyak pada malam hari berisiko lebih besar mengalami serangan jantung.

Sejauh ini, hubungan antara insomnia dan meningkatnya risiko serangan jantung memang belum jelas. Tetapi yang pasti, gangguan tidur berdampak pada tekanan darah dan inflamasi, di mana keduanya merupakan faktor risiko serangan jantung.

"Ketika gejala insomnia menjadi hal biasa dan mudah untuk diobati, penting artinya bagi masyarakat mewaspadai hubungan insomnia dan serangan jantung, dan berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gangguan tidur," kata Dr. Lars Erik Laugsand, internis dari Norwegian University of Science and Technology di Trondheim.

Laugsand menegaskan, temuan yang dipublikasi dalam jurnal Circulation edisi 24 Oktober ini hanyalah bukti adanya keterkaitan dan bukan hubungan sebab-akibat. Riset lanjutan perlu dilakukan untuk mengungkap lebih jauh tentang mekanisme dibalik hubungan ini.

Dalam penelitiannya, Laugsand menganalisa data kesehatan tidur sekitar 53.000 pria dan wanita peserta survei antara 1995-97. Terungkap pula bahwa 2.400 responden mengalami serangan jantung selang 11 tahun kemudian.

Peneliti menemukan, mereka yang hampir setiap hari kesulitan tidur mengalami peningkatan risiko 45 persen serangan jantung, dibanding responden yang tak bermasalah untuk tidur lelap. Selain itu, mereka yang tidurnya tidak nyenyak atau sering terjaga di malam hari juga berisiko 30 persen lebih tinggi ketimbang yang tidurnya nyenyak. Sedangkan mereka yang merasa badannya tidak segar/bugar setelah tidur malam mengalami peningkatan risiko serangan jantung sebesar 27 persen ketimbang yang merasa bugar.

Dalam riset ini, peneliti memperhitungkan beragam faktor seperti usia, jenis kelamin, seks, status perkawinan,tingkat pendidikan, tensi, kadar kolesterol, diabetes, berat badan, olahraga, pola kerja shift. Gejala depresi dan kecemasan sebagai pemicu insomnia juga turut diperhitungkan.

Dr. Gregg Fonarow, professor kardiologi dari University of California, Los Angeles sekaligus jurubicara American Heart Association (AHA), mengatakan sejumlah studi sebelumnya telah mengungkap bahwa gangguan tidur memang berkaitan dengan risiko serangan jantung yang lebih tinggi.

"Studi-studi lama juga mengungkap hasil beragam, akan tetapi belum dapat mengungkap mengapa tidur sehat membuat jantung lebih sehat," ujar Fonarow. Sedangkan Dr. Edward A. Fisher, profesor pengobatan kardiovaskuler pada NYU Langone Medical Center di New York City menyatakan, salah satu penjelasan yang mungkin dari temuan ini adalah berubahnya proses metabolisme tubuh. Dalam tubuh, metabolisme diatur oleh ritme sirkadian yang tentu sangat bervariasi di antara siklus tidur setiap individu.

"Telah diketahui bahwa binatang yang ritme sirkadiannya diganggu bakal mengalami perubahan metabolisme. Jika ini terjadi pada manusia, maka akan meningkatkan risiko sakit jantung," papar Fisher.


View the original article here

Alasan Mengapa Shopping Membuat Bahagia?

Happy Shopping
 Berkeliling mal dan berbelanja sering menjadi pilihan banyak orang, khususnya wanita, untuk mengembalikan mood-nya. Aktivitas yang disebut juga dengan retail therapy ini bahkan kepuasannya disejajarkan dengan seks.

Para peneliti dari Universitas Westminster di London, Inggris, menemukan bahwa pada perempuan, aktivitas shopping mengaktifkan area tertentu di otak yang juga akan aktif saat sedang berhubungan seks.
"Shopping menyebabkan kita berinteraksi dengan dunia dan mengeksplorasi ketertarikan. Membeli barang yang kita sukai juga menggambarkan kita menghargai diri sendiri," kata April Lane Benson, penulis buku To Buy or Not to Buy: Why We Overshop and How to Stop.
Ia menjelaskan, kegiatan berbelanja seharusnya dilakukan secara sadar. Tanyakan pada diri secara jujur apakah kita memiliki waktu, energi, uang, dan pengalihan emosi.

"Shopping seharusnya tidak dipakai untuk mengisi kekosongan di hati. Cara ini tak akan berhasil dan akan menjauhkan kita dari kesadaran apa yang sesungguhnya dibutuhkan dan cara mendapatkannya," katanya.

Walau pun shopping bisa mendatangkan bahagia, tapi jika hanya meninggalkan utang kartu kredit, kebahagiaan itu tak akan bertahan lama. Apalagi, sebagian besar orang membeli barang-barang yang tidak dibutuhkannya.
"Ingatlah bahwa kita tak akan pernah merasa cukup pada apa yang sebenarnya tidak dibutuhkan," katanya.

View the original article here

Sisi Baik Dari Bakteri untuk Kesehatan

Ilustrasi Bakteri

Menjaga segala sesuatunya steril dan higienis kerap dilakukan para ibu terhadap anak-anak mereka, terutama yang masih bayi dan balita. Padahal, paparan bakteri bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak.

Beberapa penelitian ilmiah menunjukkan, penggunaan yang berlebihan pada produk antibakteri, baik itu sabun atau antibiotik, justru akan membunuh mikroba yang sebenarnya diperlukan untuk meningkatkan sistem imun.

Produk antibakteri mungkin mengurangi beberapa jenis infeksi, tetapi dampaknya adalah semakin banyaknya pertumbuhan organisme yang kebal terhadap obat dan melemahkan bakteri baik di dalam tubuh.

Karena itu daripada kita berusaha keras membunuh bakteri, lebih baik mendukung bakteri yang tepat yang bisa menyehatkan. Riset juga menunjukkan anak yang tinggal dalam lingkungan tidak terlalu steril justru lebih jarang alergi.

Salah satu cara untuk meningkatkan bakteri baik dalam tubuh adalah dengan memilihkan makanan yang mengandung bakteri baik. Misalnya yogurt, cokelat hitam, atau keju, yang bisa dimulai sejak bayi berusia 6 bulan. Makanan lain yang tidak mengandung bakteri baik tapi diperlukan untuk menjaga populasi bakteri di tubuh adalah bawang putih, asparagus, oats, pisang, dan madu.

Pastikan pula anak-anak terbebas dari asap rokok karena paparan asap rokok bisa membunuh bakteri yang diperlukan. Selain itu, hindari penggunaan antibiotik secara tidak rasional. Antibiotik hanya diperlukan untuk penyakit yang disebabkan oleh bakteri, bukan demam atau flu yang disebabkan virus.

Jika si kecil terpaksa harus mendapat antibiotik, imbangi dengan konsumsi probiotik untuk mengembalikan kebutuhan tubuh akan bakteri baik. Seperti diketahui antibiotik bukan hanya membunuh bakteri patogen tapi juga bakteri baik dalam tubuh.

View the original article here

Apakah Orang Gemuk Tidak Sehat

Ilustrasi Gemuk (Stockphoto)
Berat badan terlalu gemuk alias obesitas selama ini memang identik dengan berbagai penyakit. Namun, tidak semua orang yang kegemukan pasti tidak sehat. Sebuah studi terbaru menunjukkan orang obesitas juga bisa digolongkan ke dalam orang sehat.

Studi yang dilakukan terhadap 8.000 orang Amerika ini menemukan orang yang obesitas (indeks massa tubuhnya di atas 30) juga bisa bebas dari masalah kesehatan.

Indeks massa tubuh (IMT) ditentukan dengan cara menghitung perbandingan antara berat badan dan tinggi badan. Di Indonesia, nilai IMT di atas 25 sudah digolongkan ke dalam obesitas tingkat 1. Meski begitu para ahli mengatakan bahwa nilai IMT tidak selalu berkorelasi dengan kesehatan.

Lantas, bagaimana caranya bisa kegemukan namun tetap sehat? Faktor genetik, seperti halnya gaya hidup, termasuk pola makan dan level kebugaran, berperan penting dalam beresiko tidaknya seseorang yang kegemukan menderita penyakit kronik akibat kelebihan berat badannya.

Dengan kata lain, jangan hanya menilai sehat tidaknya seseorang dari berat badannya. Lihatlah pula seluruh kondisi tubuh dan gaya hidupnya. Gaya hidup sehat, berapa pun berat badan Anda, adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit.


View the original article here

Kualitas Tidur Menurun Seiring Usia

Kompas.com - Nyenyak tidaknya tidur yang kita alami ternyata berubah seiring dengan usia. Masa bayi sampai remaja merupakan masa ketika bagian tidur dalam dan nyenyak paling mendominasi.

Menurut pakar masalah tidur Donna Arand, anak-anak menghabiskan 50 persen dari waktu tidur mereka di malam hari pada fase tidur dalam atau tidur yang berfungsi untuk perbaikan sel-sel tubuh. "Anak dan remaja membutuhkan tidur dalam sebagai bahan bakar untuk pertumbuhan mereka," katanya.

Di usia 20 tahun fase tidur dalam manusia berkurang separuhnya. Bahkan sebagian orang yang berusia 40 tahun kehilangan kemampuan mereka untuk mengalami tidur restoratif.

"Pada orang lanjut usia tidur restoratif mereka semakin sedikit sehingga mudah terbangun. Sangat sulit bagi mereka untuk tidur selama 8 jam tanpa terbangun," kata juru bicara American Academy of Sleep Medicine ini.

Perubahan paling nyata dari tidur orang lanjut usia adalah tidur mereka menjadi ringan dan tidak berkualitas. Sebagian besar lansia mengeluhkan perubahan kualitas tidur itu membuat mereka terbangun lebih pagi tapi merasa mengantuk di siang hari.

Selain faktor penuaan, kualitas tidur seseorang juga dipengaruhi oleh kesehatan fisik. Orang yang menderita penyakit dan mengonsumsi obat tertentu bisa mengalami insomnia.


View the original article here