RD Beber Isi SMS Wim Rijsbergen

Pelatih Timnas Indonesia, Wim Rijsbergen, berbincang dengan asisten pelatih, Rahmad Darmawan, saat melakukan sesi latihan terakhir, sebelum bertandang ke kandang Turkemnistan, di Stadion Utama Pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan dan Pelatih timnas senior Indonesia Wim Rijsbergen masih kerap berkomunikasi. Berlaga di pertandingan berbeda, Rahmad Darmawan mengaku kerap mendapat pesan pendek dari Wim Rijsbergen.

"Benar Rijsbergen selalu sms saya setiap pertandingan," kata Rahmad Darmawan di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Jumat (18/11/2011).

Menurutnya, pesan pendek yang dilayangkan Rijsbergen berisi tentang motivasi agar tetap semangat untuk selalu mencetak kemenangan bagi Indonesia. "Intinya dia bilang permainan timnas U-23 bagus, pemain bermain baik dan strategi yang diterapkan juga bagus," terangnya.

Sebelumnya, Rijsbergen mengaku sering berkomunikasi dengan Rahmad Darmawan. Saat jeda pertandingan timnas senior melawan Iran beberapa waktu lalu, Rijsbergen mengatakan bahwa RD merupakan pelatih hebat.

"Dia telah melakukan tugas yang bagus bersama timnas U-23. Dan saya selalu memantau penampilan mereka setiap bertanding," kata Rijsbergen. Ia juga mengaku beberapa pemain timnas U-23 layak masuk dalam skuad timnas senior.

View the original article here

Indonesia Tambah Emas di Cabang Kempo

Kontingen Indonesia kembali menambah emas di ajang SEA Games XXVI lewat cabang olahraga Kempo. Emas diraih melalui kategori kumi embu (seni) putra kyukenshi, Jumat (18/11/2011) di GOR Ciracas, Jakarta Timur.

Pasangan putra Arif Rahman Nasir dan Revy Pratama Syam (Arif-Revy) berhasil meraih medali emas dengan perolehan skor 267 poin. Diikuti pasangan kenshi putra dari Laos, Okey Botsavang- Bounkham Botsavang dengan perolehan skor 259 poin dan meraih medali perak.

Kemudian pasangan kenshi putra dari Timor Leste, Antonio Manuel-Adao Pinto berada di posisi ketiga sekaligus meraih medali perunggu dengan perolehan skor 255 poin.

Sejauh ini, Indonesia berhasil mengoleksi dua medali emas yang diraih pada pertandingan komu embu pasangan putra-putri kyukenshi dan yudansha. Selanjutnya disajikan pertandingan komu embu pasangan putra yudansha.

View the original article here

Tiga Pilar Timnas U-23 Diragukan Tampil Lawan Vietnam

Tiga pemain timnas U-23, yakni Ferdinand Sinaga, Stevie Bonsapia, dan Seftia Hadi, diragukan bisa tampil membela Indonesia kala bentrok melawan Vietnam di pertandingan babak semifinal, esok hari (19/11/2011).
Pelatih timnas U-23, Rahmad Darmawan mengatakan, ketiga pemainnya itu masih belum sembuh total dari sakitnya. "Ferdinand demam, Stevie belum bisa, dan Seftia Hadi masih cedera," katanya di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Jumat (18/11/2011).

Mantan pelatih Persipura Jayapura, Sriwijaya FC dan Persija Jakarta yang akrab disapa RD itu mengaku tidak akan memaksakan ketiga untuk bermain. Namun jika dokter mengizinkan, RD akan memasukkan mereka dalam daftar list pemain.

"Kami koordinasi dengan tim dokter nanti akan seperti apa mengenai Ferdinand. Tadi bangun pagi dia (Ferdinand) mulai merasa tidak enak badan," ungkap RD.

Menghadapi Vietnam, RD mengaku telah berdiskusi dengan seluruh pemain untuk mengingatkan mereka bahwa kekalahan kemarin memang tidak mengenakkan.

"Tapi saya ingin membalik keadaan dengan memacu pemain itu dengan kekalahan kemarin," tegasnya.

View the original article here

Hasil Angkat Besi SEA Games 2011 Jadi Setiadi Gagal Dapat Emas untuk Indonesia

Hasil Akhir Angkat Besi SEA Games XXVI 2011 - Karena terburu-buru, lifter Jadi Setiadi gagal mempersembahkan emas bagi Indonesia di partai pertama final angkat besi SEA Games XXVI Jadi harus puas dengan medali perak.

Jadi meraih perak setelah mengumpulkan angkatan total 278 kilogram dari tiga kali kesempatan pada nomor 56 kilogram putra. Sementara emas diraih lifter asal Vietnam Tran Ile dengan total angkatan 280 kilogram, dan perunggu diraih lifter Vietnam lainnya Thach Kim dengan total angkatan 271 kilogram.

Pada angkatan pertama 149 kilogram clean and jerk, Jadi mampu mengangkatnya, tapi pada angkatan kedua yakni 154 kilogram lifter nasional asal Lampung ini gagal.

"Dia terlalu terburu-buru," kata Hadi Wiharja, koordinator cabang terukur Satlak Prima, kepada detiksport, di sela-sela pertandingan.

Penilaian Hadi ini kemudian diiyakan Jadi, "Ya, saya terlalu terburu-buru. Terlalu yakin," kata Jadi, seusai pertandingan.

Pada kesempatan ketiga Jadi menambah angkatan menjadi 155 kilogram, dan berhasil. Sayang lifter Vietnam Tran Ile menambah angkatan 156 pada kesempatan ketiganya, dan berhasil sehingga berhak meraih mendali emas.

Hari ini, Indonesia masih memiliki peluang meraih emas, dengan masih ada tiga partai final lainnya.

View the original article here

Hasil Kejuaraan Cabang Angkat Besi SEA Games XXVI 2011 Lifter Eko Yuli Pecahkan Rekor SEA Games

Hasil Angkat Besi SEA Games XXVI 2011 - Eko Yuli mempersembahkan medali emas pertama Indonesia dari cabang angkat besi. Bukan cuma emas, Eko juga berhasil memecahkan rekor SEA Games atas namanya sendiri.

Dalam laga final kelas 62 kilogram yang digelar di venue Dempo, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Jumat (18/11/2011), Eko berhasil menjadi yang terbaik pada angkatan snatch, clean and jerk, maupun total angkatan.

Pada angkatan snatch, Eko mampu mengangkat 136 kilogram, dan memecahkan rekor atas nama dirinya pada SEA Games XXVI Laos yakni 135kilogram. Pada angkatan clean and jerk, Eko kembali memecahkan rekor atas nama dirinya dengan angkatan 161, rekor sebelumnya 160 yang dibuat Eko pada SEA Games XXV di Loas.

Dengan begitu, secara total Eko pun memecahkan rekor SEA Games pada total angkatan yakni 302 kilogram, rekor sebelumnya 300 kilogram. Rekor tersebut menyempurnakan medali emas yang dia dapat.

Sementara Muhammad Hasbi dari Indonesia meraih perak dengan angkatan snatch 122 kg, clean and jerk 161 kg, dan total angkatan 283. Lifter Vietnam Nguyen meraih perunggu dengan total angkatan 272 kg. Pada angkatan snatch dia mampu mengangkat 125 kg, tapi clean and jerk dia hanya mampu 147 kg.

Sebagai informasi, pada SEA Games XXVI di Laos, Eko juga melakukan pemecahan rekor kelas 62 kg, baik snatch maupun clean and jerk. Saat itu Eko mampu mengangkat 135 kilogram untuk snatch, dan 165 kilogram untukclean and jerk, dan total angkatan 300 kilogram. Rekor sebelumnya atasnama lifter Indonesia Gustar Junianto pada SEA Games Vietnam dengan total angkatan 290 kilogram.

Hingga siang ini, Indonesia telah meraih satu mendali emas, dan dua perak. Sementara Vietnam dengan satu emas dan satu perunggu.

View the original article here

Hasil Panjat Dinding SEA Games 2011

Hasil Panjat Dinding SEA Games 2011 - Panjat Dinding SEA Games 2011 - Empat medali berhasil disumbangkan oleh cabang Panjat Dinding. Dua emas dan perak diraih oleh atlet Indonesia melalui nomor Speed World Record putra dan putri.

Bertanding di arena panjat dinding Jakabaring, Jumat (18/11/2011), Indonesia yang menurunkan dua atlet terbaiknya di nomor putra, Galar Pandu Asmoro dan Tonny Mamiri berhasl mencatatkan waktu terbaik.

Di babak final yang mempertemukan dua atlet Indonesia, Galar Pandu Asmoro berhasil mencatatkan waktu terbaik dengan 6,99 detik. Sedangkan, Tonny berada di tempat kedua dengan catatan waktu 7,12 detik.

Prestasi serupa juga berhasil ditorehkan atlet putri di nomor ini. Dua atlet Indonesia, Tita Supita dan Evi Neliwati saling berhadapan di babak final.

Di final, Tita sukses mencatatkan waktu terbaik dengab 9,96 detik dan berhak atas kembali emas. Sementara, Evi di posisi kedua dengan catatan waktu 16,66 detik.

Total para atlet Indonesia sudah mengumpulkan sebanyak sembilan emas dan lima perak. Prestasi ini melebihi target yang dicanangkan sebanyak enam emas.

View the original article here

Hasil Skor Futsal Putri Indonesia vs Vietnam SEA Games 2011

Hasil Skor Futsal Putri Indonesia vs Vietnam SEA Games 2011 - Skor Futsal Putri Indonesia vs Vietnam SEA Games 2011 - Pelatih Timnas Futsal putri, Ricardo Ponalya tidak bisa banyak berkomentar tentang penampilan anak-anak asuhnya usai kekalahan 6-O dari Vietnam. Dia mengakui kalau lawan jauh lebih unggul.

Ini adalah kekalahan kedua Tim Merah Putih di ajang Futsal SEA Games XXVI. Pada pertandingan pertama, kemarin, Kamis, 17 November 2011, Timnas putri juga takluk di tangan Thailand dengan skor besar 8-O.

Ricardo yang berbicara dalam konfrensi pers usai pertandingan di GOR POPKI, Cibubur, Jumat 18 November 2011, mengatakan bahwa penampilan buruk Indonesia lebih disebabkan pada faktor mental. Menurutnya, Maulina Novryliani dan kawan-kawan belum siap menghadapi segala tekanan baik itu yang datang dari lawan ataupun para suporter yang datang untuk memberikan dukungan.

"Tidak ada mental bertanding. Kami sulit keluar dari tekanan. Saya lihat semua pemain nervous, apalagi mereka bertanding di bawah dukungan suporter yang begini banyaknya," ungkap Ricardo.

"Persiapan tim sebenarnya sudah bagus, namun ketika di lapangan strategi kami malah tidak jalan, padahal saya juga sudah memberikan instruksi," paparnya.

Diakui Ricardo, minimnya ujicoba yang dilakukan oleh timnas putri menjadi salah satu kendala utama dalan persiapan timnya. Padahal, hanya dengan memperbanyak malakukan uji tanding itulah pelatih bisa mengasah karakter serta mental tim.

"Kami kesulitan untuk melakukan ujicoba. Tidak ada tim yang bisa dijadikan lawan," pungkas Ricardo.

Diketahui saat ini futsal putri memang belum begitu berkembang dan sejauh ini wadah kompetisi untuk mereka juga bisa dikatakan sangat jarang. Jadi sangat wajar jika timnas kesulitan mencari lawan untuk ujicoba.

View the original article here