Buruh Bangunan Proyek Hotel Tewas Setelah Jatuh Dari Lantai 2

Ilustrasi Tewas

Nasib malang menimpa Dedi (38), buruh bangunan yang sedang membangun proyek Hotel Mall SKA Pekanbaru. Dia tewas akibat terjatuh dari lantai dua.

Warga yang belakangan diketahui berasal dari Tebing Tinggi, Sumatera, itu diketahui tewas saat hendak memasang plang nama “Hotel SKA” yang berlokasi di Jalan Soekarto Hatta pagi tadi.

Belum diketahui apa yang menyebabkan Dedi jatuh. Mandor lapangan pengerjaan proyek, Siswanto, juga mengaku tidak mengetahui kenapa anak buahnya jatuh.

"Kita tidak tahu pasti mengapa korban sampai terjatuh. Dedi baru kerja tiga hari di sini," kata Dedi, Jumat (4/11/2011).

Akibat terjun bebas tersebut, nyawa Dedi tidak bisa tertolong. Pekerja ini sempat dibawa ke rumah sakit, namun tetap tidak membuahkan hasil. Dedi diduga meninggal saat dalam perjalanan akibat luka serius di bagian kepala.

Untuk mengetahui penyebab Dedi jatuh, Polresta Pekanbaru saat ini sedang melakukan penyelidikan.
(kem)

View the original article here

Gadis SMA Disetubuhi Mahasiswa

Ilustrasi Pemerkosaan
Seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, dijebloskan ke tahanan Mapolsek Padang Hulu, setelah menyetubuhi remaja 14 tahun yang masih berstatus pelajar SMP.
H, warga Dusun Lima Pabatu, Desa Kedai Damar, Kecamatan Tebing Tinggi , Kabupaten Serdang Bedagai, ditangkap karena melarikan S (15) gadis ABG warga Kisaran.

Saat ditangkap, H dan S berada di dalam sebuah hotel di Kota Tebing Tinggi. H diamankan setelah orangtua S melapor ke Polsek Padang Hulu.

Dalam laporannya, orangtua mengaku bahwa S yang selama ini diketahui tinggal bersama neneknya di Kota Tebing Tinggi, dibawa kabur.

Sementara itu, dalam pemeriksaan polisi, H menyangkal membawa kabur S. Hubungan suami istri yang mereka lakukan didasari suka sama suka. H mengaku sudah menyetubuhi korban sebanyak enam kali.

Kapolsek Padang Hulu AKP K Nadeak membenarkan penangkapan tersebut. Akibat perbuatannya, H terancam terjerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

(Abdullah Sani Hasibuan/Sindo TV/ton)

View the original article here

Asal Mula Alat Musik Angklung



Bandung, yang berada di tanah parahyangan erat kaitannya dengan kesenian tradisi sunda dimana terdapat bermacam-macam alat kesenian yang diwariskan salah satu diantaranya alat kesenian tradisi sunda yang dinamakan sebagai angklung, alat musik tradisional yang terbuat dari bambu, yang dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. Laras (nada) alat musik angklung sebagai musik tradisi Sunda kebanyakan adalah salendro dan pelog.


Dalam rumpun kesenian yang menggunakan alat musik dari bambu dikenal jenis kesenian yang disebut angklung dan calung, dimana calung dikenal sebagai alat musik Sunda yang merupakan prototipe dari angklung. Berbeda dengan angklung yang dimainkan dengan cara digoyangkan, cara menabuh calung adalah dengan mepukul batang (wilahan, bilah) dari ruas-ruas (tabung bambu) yang tersusun menurut titi laras (tangga nada) pentatonik (da-mi-na-ti-la). Jenis bambu untuk pembuatan calung kebanyakan dari awi wulung (bambu hitam), namun ada pula yang dibuat dari awi temen (bambu yang berwarna putih).


Sejarah Angklung



Sejak kapan angklung muncul masih belum bisa diketahui secara pasti. Namun, ada angklung tertua yang usianya sudah mencapai 400 tahun. Angklung tersebut merupakan Angklung Gubrag yang dibuat di Jasinga, Bogor, Jawa Barat. Di Serang, angklung jenis ini dianggap sebagai alat musik sakral yang digunakan saat mengiringi mantera pengobatan orang sakit atau menolak wabah penyakit.


Angklung memang dikenal berasal dari Jawa Barat. Namun, di beberapa daerah di Indonesia juga ditemukan alat musik tradisional tersebut. Di Bali, angklung digunakan pada saat ritual Ngaben. Di Madura, angklung digunakan sebagai alat musik pengiring arak-arakan. Sementara di Kalimantan Selatan angklung digunakan sebagai pengiring pertunjukan Kuda Gepang. Sejarah mencatat bahwa di Kalimantan Barat juga terdapat angklung, tapi menurut beberapa tokoh kebudayaan, angklung tersebut tidak ada lagi.


Pada 1938, Daeng Soetigna menciptakan angklung yang didasarkan pada suara diatonik. Selain sebagai pengiring mantera, awalnya, angklung digunakan untuk upacara-upacara tertentu, seperti upacara menanam padi. Namun, seiring dengan berkembangnya alat musik ini, angklung digunakan dalam pertunjukan kesenian tradisional yang sifatnya menghibur.


Pada masa penjajahan Belanda, angklung menjadi alat musik yang membangkitkan semangat nasionalisme penduduk pribumi. Karena itu, pemerintah Belanda melarang permainan angklung, kecuali jika dimainkan oleh anak-anak dan pengemis karena dianggap tidak memberikan pengaruh apa pun.


Setelah mengalami pasang surut, Daeng Soetigna berhasil menaikkan derajat alat musik angklung. Bahkan, angklung diakui oleh seorang musikus besar asal Australia Igor Hmel Nitsky pada 1955. Angklung dengan suara diatonis yang diciptakan oleh Daeng membuat angklung turut diakui pemerintah sebagai alat pendidikan musik.


Sepeninggal Daeng Soetigna, angklung dikembangkan lagi berdasarkan suara musik Sunda, yaitu salendro, pelog, dan madenda. Orang berjasa yang mengembangkannya adalah Udjo Ngalagena. Udjo yang merupakan salah seorang murid Daeng Soetigna ini mengembangkan alat musik angklung pada 1966.


Sebagai wujud mempertahankan kesenian angklung, Udjo atau biasa dikenal Mang Udjo membangun pusat pembuatan dan pengembangan angklung. Tempat tersebut diberi nama “Saung Angklung Mang Udjo”. Lokasinya berada di Padasuka, Cicaheum, Bandung. Di tempat ini, seringkali diadakan pertunjukan kesenian angklung. Pengunjung yang hadir dapat ikut serta mencoba belajar memainkan alat musik tersebut.


Rekor Dunia Angklung
2011-07-11


Indonesia berhasil menggalang pembuatan rekor dunia “Guinness World Records” permainan angklung dengan peserta multibangsa terbanyak setelah lebih dari 5.000 orang mampu memainkan lagu “We Are the World” di Washington DC, Amerika Serikat.








Referensi:
Wikipedia
Saung Angklung Mang Udjo


View the original article here

Something more nice......MUSIC

here is a full Fleetwood Mac docu from the BBC - it is great - just enjoy & have a nice weekend !
Once the part 1 is over you will easily find part 2 etc.

Asal Usul Sejarah Adidas

Sejarah merk sepatu yang sangat terkenal ini dimulai pada tahun 1920 oleh Adi (Adolf) Dassler di ruang cuci milik Ibunya. Waktu itu Adi Dassler membuat proyek kecil-kecilan dengan membuat sepatu olahraga. Karena tingginya kualitas sepatu yang dihasilkannya, akhirnya bisnis kecil-kecilan tersebut mulai membuahkan hasil. Pada tahun 1924, Adi Dassler dan saudaranya Rudolf Dassler mendirikan “Dassler Brothers OGH” yang nantinya menjadi cikal bakal Adidas sekarang.

Komitmen Adi Dassler pada kualitas, membawa Dassler Brothers sebagai produsen sepatu berkualitas tinggi, sehingga sering dipakai oleh atlit-atlit legendaris masa itu untuk Olimpiade. Puncak keterkenalan sepatu Dassler Brothers adalah ketika Jesse Owen menjadi atlit paling sukses pada Olimpiade Berlin pada tahun 1936 dengan mengenakan sepatu buatan Dassler.

Pada tahun 1948, Adi dan Rudolf memutuskan untuk berpisah dan masing-masing membuat merk sepatu sendiri. Rudolf membuat merk sepatu ‘Puma’ sedangkan Adi membuat merk ‘Adidas.’ Pengambilan nama Adidas berasal dari nama Adi Dassler dengan menggabungkan nama depan Adi dan satu suku kata nama belakang Dassler yakni ‘das’ sehingga menjadi kata ‘Adidas’. Sekadar informasi bahwa nama asli dari Adi Dassler adalah Adolf Dassler, tapi orang Jerman sering memanggil nama Adolf sebagai Adi. Didukung oleh kemajuan bidang penyiaran dan pertelevisian, adidas menikmati keuntungan dari event olahraga seperti Olimpiade atau sepakbola, karena logo 3 stripes mereka mudah dikenali dari jauh. Ia pun mendafarkan logo 3 stripes sebagai trademark dari adidas. 3 stripes yang diciptakan agar kaki stabil, namun akhirnya menjadi logo.

Evolusi Logo Adidas

Penggunaan logo Adidas sendiri baru dipergunakan pada sekitar tahun 1948, pada saat dua bersaudara Dassler tersebut berpisah. Secara visual, logo Adidas hanya berupa huruf Adidas, dengan nama Adolf Dassler diatasnya serta ilustrasi sepatu ditengahnya. Dengan merk ini, sepatu buatan Adi Dassler mencapai titik kesuksesannya, dengan diakuinya merk sepatu Adidas diajang pesta olahraga dunia seperti Olimpiade Helsinki, Melbourne, Roma dan lainnya. Serta saat itu tim sepakbola Jerman menjadi juara dunia sepakbola dengan menggunakan sepatu Adidas.

Pada tahun 1972, logo Adidas mengalami perubahan yakni dengan menggunakan konsep ‘Trefoil Logo’, yaitu logo dengan visual tiga daun terangkai. Konsep tiga daun ini memiliki makna simbolisasi dari semangat Olimpiade yang menghubungkan pada 3 benua. Sejak saat itulah Adidas menjadi sepatu resmi yang dipergunakan pada even Olimpiade diseluruh dunia.

Akhirnya setelah bertahun-tahun berjaya dan mengalami liku-liku perkembangan usaha, pada tahun 1996, Adidas mengalami modernisasi dengan menerapkan konsep ‘We knew then – we know now’ yang kurang lebih menggambarkan kesuksesan masa lalu dan kejayaan hingga kini. Adapun logo baru yang digunakan secara visual berupa tiga balok miring yang membentuk tanjakan yang menggambarkan kekuatan, daya tahan serta masa depan. Sejak saat itu logo Adidas tidak pernah mengalami perubahan, serta masih berjaya hingga saat ini.


View the original article here

Another story from Foshan !

This Foshan seems to be really a wonderful place with a lot of people there "having a real heart" - please read the below and you can find a related video on chinasmack here.
This one is from THE TELEGRAPH:
quote
China hospital disposes of live baby

A hospital in south China has suspended four medical workers for mistakenly diagnosing a stillbirth and disposing of a baby By
9:04AM GMT 04 Nov 2011

Health authorities in Guangdong province have launched an investigation into the incident on October 26 at the Nanhai Red Cross Hospital in Foshan city, the Beijing News reported.
Liu Dongmei - eight months pregnant - had been rushed to the hospital with internal bleeding and stomach cramps. She later had an emergency birth, but the baby was neither breathing nor crying when it came out and its skin had turned purple, the report said.
Believing it was dead, the medical team disposed of the child but did not follow proper hospital procedures, it added.
When Liu's sister-in-law asked to see the body around 30 minutes after birth, she was handed a yellow plastic bag containing the infant and found it was still alive, said the Foshan News, a local website.
“I opened the plastic bag and saw the baby's hands and feet moving, the stomach was going up and down and air bubbles were coming out of his mouth," the paper quoted her as saying. She was further shocked when she saw the baby was a boy - not a girl as the family had been told, it said.

According to the Foshan News, nurses had told the family the child was a girl in an effort to blunt the blow of its death. In China, baby boys are often viewed as more precious than girls, as many families can have only one child as part of the nation's population policy and desire a male heir.
Following the discovery, the newborn was rushed to intensive care where he remains in stable condition.

Officials at the hospital and Foshan's Nanhai health bureau refused to comment on the incident when contacted by the AFP news agency.
China's healthcare system - once widely praised for improving the health of millions - is now panned as costly, underfunded and providing shoddy treatment, especially in poorer regions.
Liu and her husband are seeking to sue the hospital for 300,000 yuan (£30,000), the Beijing News said.
The head of the maternity ward, a doctor and two nurses have been suspended pending the results of the investigation, it added.
unquote
There are rumours now that this was an organized attempt in baby - selling, just telling the parents the newborn is dead - disposing it somewhere and later let it dissappear - means sell it to somebody !

10 Serangga Terbesar di Dunia

1. Titan beetle

Hutan hujan Amazon adalah rumah bagi banyak kumbang yang besar, salah satu yang terbesar adalah kumbang titan, Titanus giganteus.

Serangga raksasa ini memiliki rahang yang dapat mematahkan pensil, dan dilaporkan mereka dapat merobek daging manusia. Seperti banyak kumbang, kumbang titan dapat memancarkan suara mendesis keras ketika terancam.

2. Giant stick insects

Serangga besar lainnya adalah Giant stick insects, yang mampu menyembunyikan diri dari pemangsa diantara cabang, ranting dan dedaunan. Giant stick insects dari Asia Tenggara adalah yang terpanjang, dapat tumbuh sekitar 2 kaki panjangnya.

Beberapa spesies dapat menghasilkan zat semprot berbau menyengat, tetapi kebanyakan tidak berbahaya dan sering disimpan sebagai binatang peliharaan.

3. Giant Weta

Terdapat di Selandia Baru, wetas raksasa adalah serangga besar yang terkait dengan jangkrik. Wetas raksasa terbesar dapat mencapai berat lebih dari 70 gram (sekitar 2,5 ons). Mereka dapat berbobot lebih dari burung gereja. Dengan ukuran tubuh sepanjang sekitar 4 inci tidak termasuk kaki dan antena.

4. Goliath beetle

Berdasarkan berat dan besarnya, kumbang goliath adalah termasuk serangga terbesar. Berasal dari Afrika, yang jantan bisa tumbuh lebih dari 4 inci, dan berat 100 gram (3,5 ons) pada tahap larva mereka. Meskipun mereka vegetarian di alam bebas, mereka sering makan makanan anjing dan kucing.

5. Atlas Moth

Biasa ditemukan di kepulauan Melayu, serangga ini besarnya seperti seekor burung. Mereka begitu besar sehingga kepompong mereka kadang-kadang digunakan sebagai dompet di Taiwan.

Luas total sayap mereka dapat mencapai 60 inci persegi dan lebarnya setidaknya 1 kaki .Ulat Atlas dapat lebih dari satu inci tebalnya.

6. Tarantula Hawk

Tawon besar ini sangat besar dan ganas, mereka mampu berburu dan makan tarantula. Terdapat kait di kaki mereka yang mereka gunakan untuk mendapatkan korban mereka, dan penyengat mereka (yang panjangnya sepertiga inci) dinilai sebagai salah satu yang paling menyakitkan di dunia.Untungnya, sebagian besar jinak kecuali diganggu.

7. Giant Burrowing Cockroach

Juga disebut kecoa badak, serangga ini adalah kecoa terberat di dunia. Beberapa orang mengatakan bahwa mereka adalah hewan peliharaan yang baik. Ditemukan di Australia, serangga ini dapat hidup selama 10 tahun dan dapat tumbuh lebih dari 3 inci panjangnya.

8. Queen Alexandra’s Birdwing

Kupu-kupu terbesar di dunia, Queen Alexandra birdwing dapat memiliki lebar sayap lebih dari 1 kaki. Hanya ditemukan di daerah terpencil di Papua New Guinea, raksasa yang indah ini sudah dianggap terancam punah.

9. Giant Water Bug

Serangga ini sangat besar, juga dikenal sebagai kutu buaya, bisa mencapai panjang menyaingi beberapa kumbang terbesar di dunia.

Dikenal sebagai predator rakus di sungai dan kolam di mana mereka tinggal, serangga air raksasa ini dapat memberikan gigitan menyakitkan.

Meskipun demikian, di Thailand mereka dianggap sebagai makanan yang lezat, dan sering dipanen dan dikumpulkan dengan menggunakan lampu yang dapat menarik perhatian serangga.

10. Acteon Beetle

Acteon Megasoma, spesies lain dari kumbang raksasa di hutan hujan Amazon Amerika Selatan, bisa mencapai panjang lebih dari 5 inci dan dapat tumbuh setebal 1,6 inci. Ia memiliki cangkang yang tangguh.


View the original article here