Cuantik



1811601_hot_(1).jpg 1811604_hot_(3).jpg 1811608_hot_(4).jpg

namanya Rica



1811561_rc_(2).jpg 1811565_rc_(3).jpg 1811570_rc_(4).jpg 1811576_rc_(5).jpg 1811579_rc_(6).jpg

ABG Gokil Cantik



1811447_edd_(1).jpg 1811453_edd_(2).jpg 1811471_edd_(3).jpg 1811477_edd_(4).jpg 1811482_edd_(5).jpg 1811490_erre_(1).jpg 1811492_erre_(2).jpg 1811496_erre_(3).jpg 1811501_erre_(4).jpg 1811509_erre_(5).jpg

Dancer Hot




1811330_ds_(2).jpg 1811334_ds_(3).jpg 1811339_ds_(4).jpg 1811341_ds_(5).jpg 1811344_ds_(6).jpg 1811347_ds_(7).jpg 1811355_ds_(8).jpg 1811361_ds_(9).jpg 1811365_ds_(10).jpg

Cuantik Cute




1811273_cute_(1).jpg 1811275_cute_(2).jpg 1811278_cute_(3).jpg 1811280_cute_(4).jpg 1811284_cute_(5).jpg 1811287_cute_(6).jpg

Buya Hamka Sang Pahlawan Nasional Terbaru

Buya Hamka
Hamka yang memiliki nama asli Haji Abdul Malik Karim Amrullah, kita ingat waktu SMP dulu, guru bahasa Indonesia kita mungkin adalah orang yang pertama mengenalkan kita tentang buya hamka, sampai sekarang nama beliau masih melekat difikiran kita, walaupun namanya lumayan panjang. Hamka merupakan putra dari Syekh Abdul Karim bin Amrullah, yg juga merupakan ulama di tanah minang

Diawali bekerja sebagai guru agama pada tahun 1927 di Perkebunan Tebing Tinggi, Medan dan guru agama di Padang Panjang pada tahun 1929. Hamka kemudian dilantik sebagai dosen di Universitas Islam, Jakarta dan Universitas Muhammadiyah, Padang Panjang dari tahun 1957 hingga tahun 1958. Setelah itu, beliau diangkat menjadi rektor Perguruan Tinggi Islam, Jakarta dan Profesor Universitas Mustopo, Jakarta. Dari tahun 1951 hingga tahun 1960, beliau menjabat sebagai Pegawai Tinggi Agama oleh Menteri Agama Indonesia, tetapi meletakkan jabatan itu ketika Sukarno menyuruhnya memilih antara menjadi pegawai negeri atau bergiat dalam politik Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi).

Buya Hamka merupakan sosok otodidak dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan seperti filsafat, sastra, sejarah, sosiologi dan politik, baik Islam maupun Barat. Dengan kemahiran bahasa Arabnya yang tinggi, beliau dapat menyelidiki karya ulama dan pujangga besar di Timur Tengah seperti Zaki Mubarak, Jurji Zaidan, Abbas al-Aqqad, Mustafa al-Manfaluti, dan Hussain Haikal. Melalui bahasa Arab juga, beliau meneliti karya sarjana Perancis, Inggris dan Jerman, beliau juga rajin membaca dan bertukar-tukar pikiran dengan tokoh-tokoh terkenal Jakarta seperti HOS Tjokroaminoto, Raden Mas Soerjopranoto, Haji Fachrudin, AR Sutan Mansur, dan Ki Bagus Hadikusumo sambil mengasah bakatnya sehingga menjadi seorang ahli pidato yang andal.

Buya Hamka aktif dalam Muhammadiyah, terpilih menjadi ketua Majlis Pimpinan Muhammadiyah di Sumatera Barat oleh Konferensi Muhammadiyah, menggantikan S.Y. Sutan Mangkuto pada tahun 1946

Pada tahun 1953, Buya Hamka dipilih sebagai penasihat pimpinan Pusat Muhammadiah. Pada 26 Juli 1977, Menteri Agama Indonesia, Prof. Dr. Mukti Ali melantik Hamka sebagai ketua umum Majelis Ulama Indonesia tetapi beliau kemudiannya mengundurkan diri pada tahun 1981 karena nasihatnya tidak dipedulikan oleh pemerintah Indonesia.
Karya- karya buya HAMKA
  1. Khatibul Ummah, Jilid 1-3. Ditulis dalam huruf Arab. 
  2. Si Sabariah. (1928)
  3. Pembela Islam (Tarikh Saidina Abu Bakar Shiddiq),1929.
  4. Adat Minangkabau dan agama Islam (1929).
  5. Ringkasan tarikh Ummat Islam (1929).
  6. Kepentingan melakukan tabligh (1929).
  7. Hikmat Isra' dan Mikraj.
  8. Arkanul Islam (1932) di Makassar.
  9. Laila Majnun (1932) Balai Pustaka.
  10. Majallah 'Tentera' (4 nomor) 1932, di Makassar.
  11. Majallah Al-Mahdi (9 nomor) 1932 di Makassar.
  12. Mati mengandung malu (Salinan Al-Manfaluthi) 1934.
  13. Di Bawah Lindungan Ka'bah (1936) Pedoman Masyarakat,Balai Pustaka.
  14. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (1937), Pedoman Masyarakat, Balai Pustaka.
  15. Di Dalam Lembah Kehidupan 1939, Pedoman Masyarakat, Balai Pustaka.
  16. Merantau ke Deli (1940), Pedoman Masyarakat, Toko Buku Syarkawi.
  17. Margaretta Gauthier (terjemahan) 1940.
  18. Tuan Direktur 1939.
  19. Dijemput mamaknya,1939.
  20. Keadilan Ilahy 1939.
  21. Tashawwuf Modern 1939.
  22. Falsafah Hidup 1939.
  23. Lembaga Hidup 1940.
  24. Lembaga Budi 1940.Majalah 'SEMANGAT ISLAM' (Zaman Jepang 1943).
  25. Majalah 'MENARA' (Terbit di Padang Panjang), sesudah revolusi 1946.
  26. Negara Islam (1946).
  27. Islam dan Demokrasi,1946.
  28. Revolusi Pikiran,1946.
  29. Revolusi Agama,1946.
  30. Adat Minangkabau menghadapi Revolusi,1946.
  31. Dibantingkan ombak masyarakat,1946.
  32. Didalam Lembah cita-cita,1946.
  33. Sesudah naskah Renville,1947.
  34. Pidato Pembelaan Peristiwa Tiga Maret,1947.
  35. Menunggu Beduk berbunyi,1949 di Bukittinggi,Sedang Konperansi Meja Bundar.
  36. Ayahku,1950 di Jakarta.
  37. Mandi Cahaya di Tanah Suci. 1950.
  38. Mengembara Dilembah Nyl. 1950.
  39. Ditepi Sungai Dajlah. 1950.
  40. Kenangan-kenangan hidup 1,autobiografi sejak lahir 1908 sampai pd tahun 1950.
  41. Kenangan-kenangan hidup 2.
  42. Kenangan-kenangan hidup 3.
  43. Kenangan-kenangan hidup 4.
  44. Sejarah Ummat Islam Jilid 1,ditulis tahun 1938 diangsur sampai 1950.
  45. Sejarah Ummat Islam Jilid 2.
  46. Sejarah Ummat Islam Jilid 3.
  47. Sejarah Ummat Islam Jilid 4.
  48. Pedoman Mubaligh Islam,Cetakan 1 1937 ; Cetakan ke 2 tahun 1950.
  49. Pribadi,1950.
  50. Agama dan perempuan,1939.
  51. Muhammadiyah melalui 3 zaman,1946,di Padang Panjang.
  52. 1001 Soal Hidup (Kumpulan karangan dr Pedoman Masyarakat, dibukukan 1950).
  53. Pelajaran Agama Islam,1956.
  54. Perkembangan Tashawwuf dr abad ke abad,1952.
  55. Empat bulan di Amerika,1953 Jilid 1.
  56. Empat bulan di Amerika Jilid 2.
  57. Pengaruh ajaran Muhammad Abduh di Indonesia (Pidato di Kairo 1958), utk Doktor Honoris Causa.
  58. Soal jawab 1960, disalin dari karangan-karangan Majalah GEMA ISLAM.
  59. Dari Perbendaharaan Lama, 1963 dicetak oleh M. Arbie, Medan; dan 1982 oleh Pustaka Panjimas, Jakarta.
  60. Lembaga Hikmat,1953 oleh Bulan Bintang, Jakarta.
  61. Islam dan Kebatinan,1972; Bulan Bintang.
  62. Fakta dan Khayal Tuanku Rao, 1970.
  63. Sayid Jamaluddin Al-Afhany 1965, Bulan Bintang.
  64. Ekspansi Ideologi (Alghazwul Fikri), 1963, Bulan Bintang.
  65. Hak Asasi Manusia dipandang dari segi Islam 1968.
  66. Falsafah Ideologi Islam 1950(sekembali dr Mekkah).
  67. Keadilan Sosial dalam Islam 1950 (sekembali dr Mekkah).
  68. Cita-cita kenegaraan dalam ajaran Islam (Kuliah umum) di Universiti Keristan 1970.
  69. Studi Islam 1973, diterbitkan oleh Panji Masyarakat.
  70. Himpunan Khutbah-khutbah.
  71. Urat Tunggang Pancasila.
  72. Doa-doa Rasulullah S.A.W,1974.
  73. Sejarah Islam di Sumatera.
  74. Bohong di Dunia.
  75. Muhammadiyah di Minangkabau 1975,(Menyambut Kongres Muhammadiyah di Padang).
  76. Pandangan Hidup Muslim,1960.
  77. Kedudukan perempuan dalam Islam,1973.


Think Insights with Google is out of beta and packing a data punch

Quick pop quiz:
  1. Based on search history, consumer demand for pretzels peaks in what month of the year?
  2. How much (in $) does search add to the world’s GDP?
  3. In 2011, what percent of people dreamed and brainstormed about their next vacation?
  4. What percent of the daily queries on Google.com have never been seen before?
These are just a few questions that can be answered* on the new Think Insights with Google, our information and resource hub for marketers. The site is fresh out of beta and sporting a playful new look, helpful tools, more studies, the latest trends and exciting videos. We invite you to visit the site, take a look around and see what’s new.


If you only have a few minutes to spare, try playing with our new Real Time Insights Finder tool. With just a few clicks you can spot emerging trends and gain valuable consumer insights, all in real time. For example, the most popular video in common among males 25-34 in Italy and the U.S. is the Official Call of Duty: Modern Warfare 3 game trailer.


Although we’ve made a lot of enhancements to Think Insights based on initial user feedback, we’re always trying to iterate and improve. So please don’t be shy! Join the conversation by adding the Think with Google page on Google+ to one of your circles, or stay tuned for updates by subscribing to our newsletter.

Think Insights is forward-thinking and rooted in data. We hope you’ll use it as a one-stop shop for consumer trends, marketing insights and industry research.

*Answers to pop quiz (they can all be found on Think Insights in less than 60 seconds):
  1. December, Real Time Insights Finder Tool
  2. $540 billion directly to global GDP, The Impact of Internet Technologies: Search Study, Jul 2011
  3. 50%, 5 Stages of Travel Interactive Infographic
  4. 16%, Search Fact & Stat